Loading...

SINOPSIS ANANDHI SABTU 22 APRIL 2017 PART 3 by. Sally Diandra “PERNIKAHAN JAGDISH & GANGGA”

SINOPSIS ANANDHI SABTU 22 APRIL 2017 PART 3 by. Sally Diandra “PERNIKAHAN JAGDISH & GANGGA” Gangga sedang menaruh piring piring dimeja makan, Jagdish datang dan memberikan sebuah hadiah padanya, Gangga tertegun, Jagdish mengangguk dan memintanya untuk membukanya, Gangga lalu membukanya, ternyata itu adalah baju pengantin wanita “Bagaimana kita bisa menikah dengan menyakiti barang orang, pak dokter ? Tanpa restu dari para orang tua ?”, “Aku sudah bilang sama kamu kan kemarin, bagiku kita ini sudah menikah, tapi aku ingin menikah dengan semua ritual yang ada, tentang restu, kita sudah mendapatkan restu dari ayah, sama seperti dia, tidak lama lagi semua orang juga akan menerima kita dengan baik, aku kenal keluargaku, itulah mengapa aku berkata seperti ini, kamu percaya aku kan ?” Gangga menganggukkan kepalanya dan mengiyakan ucapan Jagdish “Kalau begitu bersiap siaplah sana”, “Tapi dokter Lal sedang pergi, bagaimana kita bisa menikah tanpanya ?” istri Lal datang dan berkata “Aku sudah bilang padanya, Gangga ,,, dan dia juga ingin kalian berdua menikah hari ini” sahut Koyal, Gangga bergegas mempersiapkan diri 

Sanchi sedang menangis dan memberitahu teman temannya ketika Jagdish menaruh Sindhoor di kepala Gangga dan tidak memberikan kesempatan padanya untuk mengatakan sesuatu, salah satu teman Sanchi memberikan saran pada Sanchi untuk melupakan Jagdish karena suatu hari nanti Sanchi akan mendapatkan pasangan hidup yang lebih baik, namun salah satu teman Sanchi yang lain yang bernama Ankita berkata “Kamu tidak bisa menerima kekalahanmu ini begitu saja, Sanchi ! Dan diam saja seperti ini, kamu harus melakukan sesuatu untuk memenangkan Jagdish kembali dengan segala daya dan upaya“ salah satu temannya lagi berkata “Tapi dia kan sudah menikah” Ankita menyela “Dia belum menikah ! Dia hanya menaruh sindhoor dikepala gadis itu dan kalau Sanchi mau, Sanchi masih bisa menghentikannya !”, 

“Tidak ada tujuannya memaksa dia, bukankah Jagdish bilang sendiri kalau dia tidak mencintai Sanchi dan dia lebih mencintai Gangga, jadi apapun yang dia perbuat dengan menaruh sindhoor dikepalanya atau menikah, kenapa semuanya jadi masalah ? Untung saja kita tahu kebenarannya sebelum Sanchi menikah kalau tidak Sanchi pasti akan sangat terluka setelah menikah nanti” sela salah satu teman Sanchi, namun Ankita tetap tidak diam dan terus memprovokasi Sanchi “Tapi Sanchi masih menderita, Sanchi pantas mendapatkan apa yang dia punyai, Sanchi sudah berusaha sangat keras untuk semua itu” sahut Ankita kesal 

Di Jaitsar, Jagdish dan Gangga sudah datang ke kuil sebagai pengantin pria dan wanita, Mannu, paman Kaka dan Koyal, istrinya Lal sudah berada disana, Koyal lalu mengikatkan selendang mereka, sementara itu Ankita masih terus memberikan pendapatnya “Seseorang harus memberikan pelajaran pada Jagdish, kalau tidak bagaimana dia bisa meninggalkan gadis seperti Sanchi untuk mendapatkan seorang gadis desa seperti Gangga” ujar Ankita, saat itu upacara pernikahan Gangga dan Jagdish masih berlangsung, mereka mulai mengitari apa suci 

Di Udaipur, salah satu teman Sanchi menerima telfon dari ibunya, kemudian dia pun pergi, begitu dia pergi, semua teman teman Sanchi yang lain juga ikut pergi, kecuali Ankita, Ankita kembali memberitahu Sanchi kalau dia tidak boleh menerima kekalahannya ini “Jagdish adalah milikmu, kamu seharusnya pergi kesana dan mendapatkannya” Ankita kemudian memeluk Sanchi dan pergi dari sana, Sanchi jadi teringat pada ucapan teman temannya 

Ketika pernikahan Jagdish dan Gangga sedang berlangsung, seluruh keluarga Jagdish datang ke kuil, sementara itu Sanchi sedang melihat foto Jagdish sambil berkata “Semuanya telah berlangsung dengan sangat baik, jika semuanya seperti itu, maka hari ini aku bukannya menangis dan mengenangmu, aku pasti akan sangat sibuk sekali dengan persiapan pernikahan, tapi Gangga telah merusak semuanya” gumam Sanchi 

Kembali ke kuil, Gangga dan Jagdish masih mengitari api suci, Jagdish lalu menoleh dan dilihatnya ayahnya dan seluruh keluarganya datang ke kuil, Sumitra dan nenek terkejut, Jagdish dan Gangga melihat kearah mereka, Jagdish teringat kalau kemarin dia bilang pada ayahnya kalau dia dan Gangga akan menikah besok tapi tidak ada seorangpun dari keluarganya yang akan datang untuk memberikan restu pada mereka, Jagdish mengerti kalau ayahnyalah yang membawa seluruh anggota keluarganya ke kuil, seluruh anggota keluarga Singhs perlahan lahan mendekat kearah Jagdish dan Gangga, Nandu terlihat sangat senang 

Sementara itu Sanchi sangat marah “Dari awal mula aku sudah curiga pada Gangga, tapi aku tetap saja tidak melakukan apa apa, aku bisa melihat bagaimana dia berusaha untuk lebih dekat dengan Jagdish” Sanchi teringat ketika dirumah sakit, ketika Gangga merawat Jagdish, juga ketika Jagdish memuji Gangga, Sanchi lalu berteriak “Tidaaaak ,,, Jagdish tidak bisa menjadi milikmu, Gangga ! Dia hanya menaruh sindhoor dikepalamu tapi dia akan mengitari api suci hanya denganku saja !” Sanchi lalu bangun dari tempat tidurnya dan membuka lemarinya, tiba tiba sebuah pisau jatuh kebawah, Sanchi mengambilnya dan memperhatikannya dengan seksama 

Di kuil, Nandu mulai angkat bicara “Waaah kak Gangga dan kak Jagdish akhirnya menikah juga” Nandu lalu menghampiri Mannu dan menjabat tangannya, Gangga dan Jagdish kembali melanjutkan mengitari api suci, tiba tiba Sumitra menjerit dan berteriak “Hentikan, Jagdish !” Jagdish dan Gangga berhenti dan menatap ke arah Sumitra, Sumitra segera berjalan ke arah mereka, dia mencoba melepaskan ikatan selendang Gangga dan Jagdish namun Bhairon langsung mencegah dan meminta Sumitra untuk berhenti, Sumitra kaget 

“Jangan ikut campur dalam tugas mulia ini, Sumitra ,,, biarkan pernikahan ini terjadi” Sumitra dan nenek terkejut mendengar ucapan Bhairon, Bhairon segera memegang tangan Sumitra dan bilang pada pendeta untuk melanjutkan ritualnya “Kali ini adalah putaran api suci yang terakhir” Gangga dan Jagdish mulai melakukan putaran api suci yang terakhir, Sumitra terlihat sangat marah, Bhairon masih memegang tangannya sehingga Sumitra tidak bisa berbuat apa apa 

Sanchi membuka pintu kamarnya dan mengecek apakah ada orang disana, kemudian Sanchi melihat tatto dipergelangan tangannya yang bertuliskan huruf J “Aku tahu kamu balas dendam padaku karena apa yang aku katakan pada teman temanku, sekarang aku akan juga balas dendam tapi dengan cara yang manis dan kamu pasti akan kembali lagi padaku, sampai saat ini kamu hanya melihat perasaan cintaku saja, sekarang kamu akan melihat bagaimana kegilaanku yang akan membuat kamu menikahi aku” Sanchi melihat kearah pergelangan tangannya lagi dan berkata “Aku tidak tertarik lagi dengan semua ini dengan mengakhiri hidupku sendiri, jadi aku akan melakukan apapun dimana hidupku ini akan penuh dengan kemarahan, aku hanya ingin menakuti kamu, menakuti kamu sangat banyak sehingga kamu tidak akan pernah berfikir untuk meninggalkan aku lagi” gumam Sanchi 

“Iyaa, ini memang akan menyakiti aku sedikit, darah pasti akan keluar tapi aku yakin, kamu pasti akan berlari kearahku, aku melakukan apapun untuk mengembalikan kamu kembali dalam kehidupanku !” Sanchi kemudian melemparkan barang barang yang ada didekatnya kebawah kemudian mulai memotong pergelangan tangannya sambil berkata “Aku sangat mencintai kamu, Jagdish ,,, kamu hanya milikku seorang” SINOPSIS ANANDHI SABTU 22 APRIL 2017 PART 3 by. Sally Diandra “PERNIKAHAN JAGDISH & GANGGA”
Bagikan :
Comments
0 Comments
loading...
 
SINOPSIS ANANDHI SABTU 22 APRIL 2017 PART 3 by. Sally Diandra “PERNIKAHAN JAGDISH & GANGGA”

Template By Kunci Dunia
Back To Top