Loading...

SINOPSIS ANANDHI SABTU 22 APRIL 2017 PART 4 by. Sally Diandra “SANCHI MENCOBA BUNUH DIRI"

SINOPSIS ANANDHI SABTU 22 APRIL 2017 PART 4 by. Sally Diandra “SANCHI MENCOBA BUNUH DIRI" Udaipur, Sanchi nekat memotong pergelangan tangannya sambil berkata “Aku bias berbuat apa saja untuk mendapatkan Jagdish kembali dan Jagdish hanya milikku seorang” sementara itu di Jaitsar, Jagdish sedang memberikan sindhoor di kepala Gangga setelah ritual pengitaran api suci mereka selesai di kuil, saat itu Anandhi masuk ke kamar Sanchi dan terkejut begitu melihat Sanchi terkapar dilantai dengan bersimbah darah, Anandhi langsung berteriak “Sanchiii !!!” 

Di kuil, pendeta memberitahu kalau pernikahan Jagdish dan Gangga telah selesai dan lengkap sekarang “Mulai hari ini Jagdish dan Gangga adalah pasangan suami istri, silahkan kamu bisa meminta restu pada orang tuamu” ujar pendeta, Jagdish langsung memegang tangan Gangga dan mengajaknya menemui keluarganya, mereka merunduk untuk menyentuh kaki nenek yang pertama kali, tapi nenek malah mundur kebelakang dan memalingkan wajahnya kemudian berlalu dari sana, Basant segera memanggil Nandu, kemudian Basan, Gehna dan Nandu juga ikut bersama nenek meninggalkan kuil, Sumitra juga ikut bergabung bersama nenek meninggalkan kuil, 

Gangga menangis dan tahu diri kalau dirinya tidak diterima dan diabaikan oleh keluarga Jagdish, nenek menoleh ke arah Bhairon dan memanggil Bhairon untuk ikut bersama mereka, Bhairon menatap ke arah Jagdish dan Gangga lalu bertanya “Apakaha kalian tidak ingin meminta restu dari ayah kalian ?” Gangga dan Koyal sangat senang mendengar ucapan Bhairon, sementara Sumitra kaget, Jagdish dan Gangga kemudian menyentuh kaki Bhairon dan meminta restu darinya, nenek juga terkejut melihat Bhairon merestui mereka, Bhairon kemudian meminta kakaknya untuk membawa keluarganya pulang, Bhairo akan menyusul kemudian 

Di Udaipur, Anandhi langsung memanggil Shiv, seluruh keluarga datang sambil berlari kearah kamar Sanchi, mereka sangat terkejut begitu melihat kondisi Sanchi yang terbujur lemas, Shiv langsung menggendong adik bungsunya itu dan seluruh keluarga juga bergegas membawa Sanchi ke rumah sakit 

Di kuil, Bhairon memberitahu Gangga “Gangga, aku tidak mempunyai apapun yang harus aku berikan padamu sebagai mahar” Bhairon lalu mengambil kalungnya dan berkata “Simpanlah ini, menantuku ,,, sekarang aku mempunyai hak menyebutmu sebagai menantuku kan ?” Gangga sangat senang mendengarnya “Ayah, aku sangat berterima kasih pada ayah atas apa yang telah ayah lakukan ini”, “Sekarang aku akan membawa kalian berdua kerumah karena tanpa restu dari sang Dewi, kalian berdua tidak bisa memulai hidup baru kalian” pinta Bhairon 

“Gangga, pergilah ,,, aku akan membawa Mannu pulang kerumah dokter Lal” sahut paman Kaka Seluruh keluarga Shekhar sampai juga dirumah sakit, Ira menangis sambil berkata “Tidak boleh terjadi apa apa pada Sanchi !” dokter langsung menghentikan mereka agar tidak masuk ke ruang operasi, Ira menangis sambil berkata “Aku harus bersama Sanchi”, “Tenang, nyonya ,,, kami akan melakukan hal yang terbaik” ujar dokter, Alok lalu meminta Ira untuk tenang 

Sementara itu di Jaitsar, Sumitra memberitahu nenek dan yang lainnya kalau Gangga telah mengambil semua keuntungan dari Jagdish “Akhirnya Gangga merampas dan menjauhkan Jagdish dari kita, dengan kata kata manisnya, dia juga telah mengambil Bhairon agar mau mendukungnya, kita ini tidak bisa tinggal diam, kita harus melakukan sesuatu” ujar Sumitra geram “Ibu, apa yang harus kita lakukan ?” saat itu Bhairon pulang kerumah “Jadi akhirnya kamu pulang kerumah juga ? Aku tidak percaya ketika melihat kamu memberikan restumu pada Gangga” saat itu mereka melihat Jagdish dan Gangga masuk ke dalam rumah, semua orang terdiam dan terkejut, melihat wajah mereka yang begitu marah, Gangga melirik kearah Jagdish, dengan bahasa tubuhnya, Jagdish memberitahu Gangga untuk tidak usah khawatir, nenek juga sangat terkejut karena Jagdish dan Gangga masuk ke dalam rumah, Sumitra segera angkat bicara 

“Bhairon, kenapa kamu membawa mereka kesini ? Perempuan ini tidak punya hak untuk masuk ke rumah kita !”, “Bagaimana bisa dia tidak menpunyai hak ? Dia ini menantu rumah ini sekarang” sahut Bhairon “Aku benar benar tidak percaya !”, “Dengan ketidak percayaanmu itu, kebenarannya tidak akan berubah, bagi seluruh dunia mereka ini sudah menjadi suami istri sekarang, mereka menikah dengan semua ritual yang ada” Bhairon masih membela Jagdish dan Gangga “Aku setuju kalau mereka sudah menikah dengan semua ritual itu, kita memang tidak bisa berbuat apa apa tapi apa kamu berfikir untuk bertanya padaku dulu sebelum membawa mereka kesini ?” sela nenek “Ibu, aku hanya membawa mereka kesini, agar mereka bisa meminta restu dari sang Dewi”, 

“Baiklah, aku tidak bisa mencegah siapapun yang ingin meminta restu dari sang Dewi, disini kuilnya, mereka bisa meminta restu tapi aku tidak tahu apa kamu akan meminta restu dari yang lain atau tidak” ujar nenek, Jagdish dan Gangga lalu meminta restu dari sang Dewi “Apa kalian sudah selesai ? Karena di rumah ini tidak ada tempat untuk orang luar” Gangga menangis mendengar sindiran nenek, Gangga lalu membungkung dan menyentuhkan kepalanya ke lantai, didepan kaki nenek, 

Kali ini nenek tidak mundur kebelakang atau melakukan sesuatu, nenek hanya terdiam terpaku, Gangga masih menangis, Jagdish lalu meminta Gangga berdiri dan melingkarkan lengannya dibahu Gangga dan mereka lalu pergi dari sana, Sumitra sangat marah dan mengabaikan Gangga begitu Gangga meninggalkan mereka, nenek dan Sumitra juga pergi dari sana 

Seluruh keluarga Shekhar sedang menunggu dengan tidak sabar di depan ruang operasi, Ira bertanya “Kenapa Sanchi melakukan ini semua ? Apakah ada yang hebat dari hidup ini ? Apa aku telah gagal sebagai seorang ibu karena dia telah mengambil langkah ini ?” Meenu menyela “Ini bukan kesalahanmu, Ira”, “Ira, kamu harus percaya pada Dewa, Sanchi akan baik baik saja” sela Alok, 

Saat itu Shiv sangat marah sambil menghantamkan kepalanya ke dinding, Anandhi bergegas menemuinya dan meletakkan tangannya di bahu Shiv “Kamu bilang Jagdish telah berubah kan ? Apa kamu melihat apa yang telah dia perbuat pada Sanchi ? Jagdish harus bertanggung jawab atas kondisi Sanchi ini, untuk penderitaan ibuku juga, untuk kakek yang biasanya selalu kuat yang sekarang sedang berdiri tidak berdaya, juga ayah yang memendam kemarahannya, Jagdish harus bertanggung jawab atas semua ini, aku tidak akan pernah memaafkannya untuk semua penderitaan yang telah dia berikan pada keluargaku ini” ujar Shiv marah, 

Dokter keluar dari ruang operasi “Kami sudah memulai pengobatannya, tapi ini jelas bukan kasus kecelakaan kan ? Pasien ini mencoba untuk bunuh diri, apakah kalian sudah melapor ke polisi ?” Shiv langsung mengeluarkan ID card nya dan menunjukkan pada dokter “Aku seorang kolektor, aku akan melaporkannya ke polisi, aku mohon tolong tangani Sanchi dengan baik”, “Baiklah” dokter itu lalu masuk lagi ke dalam ruang operasi “Shiv, apa Sanchi akan baik baik saja ?” tanya Ira cemas “Semuanya akan baik baik saja, ibu” sahut Shiv SINOPSIS ANANDHI SABTU 22 APRIL 2017 PART 4 by. Sally Diandra “SANCHI MENCOBA BUNUH DIRI"
Bagikan :
Comments
0 Comments
loading...
 
SINOPSIS ANANDHI SABTU 22 APRIL 2017 PART 4 by. Sally Diandra “SANCHI MENCOBA BUNUH DIRI"

Template By Kunci Dunia
Back To Top